Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2023

Kimia Medisinal 3

 Reaksi metabolisme obat (xenobiotik) secara umum dibagi menjadi dua yaitu reaksi fase I dan reaksi fase II. Transformasi (reaksi) fase I pada umumnya merupakan reaksi penambahan atau pengubahan gugus fungsional atau penyiapan obat (xenobiotik) untuk memasuki transformasi fase II yang meliputi reaksi: oksidasi, reduksi, hidrolisis. Hasil dari transformasi fase I dapat langsung dikeluarkan dari dalam tubuh tetapi jika hasil transformasi fase I masih kurang polar (belum bisa dikeluarkan dari dalam tubuh) maka bisa masuk ke transformasi fase II. Reaksi reduksi merupakan reaksi biotransformasi yang penting untuk senyawa obat (xenobiotik) untuk pembentukan gugus hidroksil dan amino yang membuat senyawa obat (xenobiotik) lebih hidrofilik dan menyiapkannya untuk reaksi konjugasi fase II. Video Reaksi Reduksi : https://youtu.be/wVTC2yd1uTo

Isolasi Senyawa Bioaktif 3

                 Pemekatan ekstrak merupakan suatu proses peningkatan jumlah pastial solute (senyawa terlarut) secara penguapan pelarut tanpa sampai menjadi kondisi kering, ekstrak hanya menjadi kental/pekat. Tujuan pemekatan pemekatan ekstrak antara lain untuk meningkatkan kadar zat aktif dalam volume yang kecil, mempermudah proses pembuatan dan menghilangkan sisa pelarut.         Alat yang umumnya dipakai untuk pemekatan ekstrak adalah rotary vacuum evaporator. Di mana Prinsip dari Rotary Evaporator ini yaitu  proses pemisahan ekstrak dari  cairan penyarinya dengan pemasan yang dipercepat oleh putaran dari labu, cairan penyari dapat menguap 5-10 derajat C di bawah titik didihnya disebabkan oleh adanya penurunan tekanan. Alat ini dilengkapi sistem vakum yang akan menurunkan tekanan pada sistem, sehingga pelarut dapat mendidih pada temperature yang lebih rendah dibandingkan titik didih pe...

Metode Farmakologi 2

 Link youtube materi pertemuan 2 "Teknik Utama Pengujian Antimalaria Secara Invitro" https://youtu.be/N2q5LbaAWV8